Pendidikan Kewarganegaraan

Share

Civics Caring Apps: Solusi Alternatif Media Pembentukan Karakter Untuk Siswa Sekolah Dasar

Tim PKM UPI Civics Caring Apps

Bandung – Terjadinya Pandemi Covid-19 yang dimana kegiatan manusia dibatasi termasuk dalam dunia pendidikan, maka dari itu untuk menindaklanjutinya Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) menerbitkan Surat Edaran Nomor 4 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Pendidikan Dalam Masa Darurat Coronavirus Disease (Covid-19) yang mengharuskan seluruh peserta didik melakukan pembelajaran dalam jaringan (daring).

Hal ini berpengaruh terhadap monitoring dan pembentukan karakter siswa, seperti yang disampaikan oleh Asna salah satu guru di SDN 189 Neglasari Kota Bandung “pengaruhnya terdapat perubahan sikap pada anak baik itu positif maupun negatif, positif nya anak-anak melek teknologi, negatifnya kurangnya pengawasan pada anak dalam hal karakter” Kemudian Asna menyebutkan juga pentingnya komunikasi antara guru, orang tua, dan anak dalam proses perkembangan karakter siswa. Ujar Asna (14/08/2021).

Berawal dari permasalahan tersebut Tim Program Kreativitas Mahasiswa-Riset Sosial Humaniora (PKM-RSH) Program studi Pendidikan Kewarganegaraan, FPIPS, Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) yang diketuai oleh Mutiara dan beranggotakan Noviani, Rizwan, Lussy dan Zahra, dengan dosen pembimbingnya yaitu Bapak Dwi Iman Muthaqin, S.H., M.H, membuat media yang dapat memonitoring, mengontrol serta menanamkan pembentukan karakter siswa tanpa terbatas ruang dan waktu yang dinamakan Aplikasi Civics Caring (Character Building). Aplikasi ini sebagai media pembelajaran yang edukatif dan menghibur, yang sesuai dengan minat siswa.

Lussy menambahkan bahwa fitur dalam aplikasi ini meliputi fitur Berly (Belajar bersama Carly) yang berisi materi interaktif terkait nilai-nilai karakter, yang kedua yaitu fitur Cerly (Cerita dari Carly), fitur ini berisi kumpulan dongeng atau cerita rakyat yang mengandung pesan dan moral, ketiga Vidly (Video dari Carly), fitur ini berisi tayangan video mengenai keberagaman bangsa dan nilai-nilai toleransi, keempat Tesly (Tes dari Carly), fitur ini berisi game edukatif dalam bentuk kumpulan soal, kelima Monte (Monitoring untuk teman-teman), fitur ini berisi tentang pernyataan aktivitas yang telah dilakukan agar guru dapat memonitoring siswanya, dan yang terakhir terdapat Testimoni dari Ayah dan Bunda, fitur ini berisi tentang tanggapan orang tua atau wali dari peserta didik. Ujar Lussy (14/08/2021).

Adapun Dwi Iman selaku pembimbing Tim Peneliti PKM-RSH ini menambahkan, manfaat dari dikembangkannya aplikasi ini tidak hanya dapat dirasakan oleh siswa dan pihak sekolah, melainkan dapat dirasakan oleh khalayak umum yang ingin memahami terkait aktivitas apa saja yang boleh dan tidak boleh dilakukan oleh anak, sekaligus memonitoring pembentukan karakter anak tersebut. Harapan besar dari adanya Prototype Civics Caring (Character Building) Apps dapat membantu pembentukan karakter siswa melalui pembelajaran daring ditengah keterbatasan pertemuan antara guru dan peserta didik, terlebih lagi ini akan memberikan ruang tak terbatas pada guru dalam melakukan monitoring kepada siswa. Ujar Dwi Iman Rabu (14/08/2021). (RF)

News