Pendidikan Kewarganegaraan

Share

TIM PKM-RSH UPI Mengembangkan Website Bertajuk Elektronik Ensiklopedia Sistem Hukum Adat Indonesia sebagai Media Pembelajaran Literasi Budaya

Flyer TIM PKM-RSH UPI Mengembangkan Website Bertajuk Elektronik Ensiklopedia Sistem Hukum Adat Indonesia sebagai Media Pembelajaran Literasi Budaya

Bandung – Pengembangan media pembelajaran terus dilaksanakan untuk dapat memenuhi kebutuhan proses belajar mengajar yang baik. Hal tersebut harus dilaksanakan, terlebih masa pandemi yang membutuhkan pengembangan media belajar yang dapat digunakan secara interaktif walaupun dengan mekanisme pembelajaran jarak jauh. ┬áDengan spirit tersebut, Tim PKM RSH yang terdiri dari Tarekh Febriana Putra (Pendidikan Kewarganegaraan), Tasya Mutiara Budianto (Pendidikan IPS), Rizal Maulana Yusuf (Pendidikan Ilmu Komputer), Dwi Gita Cahyanurani (Pendidikan Kewarganegaraan), Sarah Raudlatul Aulia (Pendidikan Kewarganegaran) dengan dosen pembimbing Sri Wahyuni Tanshzil, S.Pd., M.Pd. melaksanakan penelitian dengan membuat ensiklopedia elektronik sistem hukum adat sebagai media literasi budaya. Tim penelitian mendapatkan pendanaan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melalui Program Kreativitas Mahasiswa tahun 2021.

Tim yang diketuai oleh Tarekh ini mengangkat bahasan untuk mengukur kelayakan media pembelajaran berbasis website dan efektivitas media tersebut terhadap peningkatan profil pelajar Pancasila. Website didalamnya berisi infografis mengenai sistem hukum adat yang ada di Indonesia. Media literasi budaya yang digunakan memiliki nama Elektronik Ensiklopedia Sistem Hukum Adat Indonesia (ENSHI). Justifikasi terhadap kelayakan dan efektivitas media ENSHI sebagai media literasi budaya akan menjadi data untuk pengembangan media pembelajaran yang sudah menjadi kebutuhan pendidikan tempo hari, khususnya pada bidang pendidikan kewarganegaraan dan literasi budaya. Penelitian ini menawarkan solusi pengembangan media pembelajaran yang dapat digunakan oleh praktisi pendidikan baik guru maupun siswa untuk memperkaya sumber belajar. Harapannya, temuan dan hasil penelitian dapat membawakan banyak manfaat bagi dunia pendidikan. (DGC)

News