SELAMAT DATANG

Departemen Pendidikan Kewarganegaraan

Universitas Pendidikan Indonesia 

PROFIL

Profil Departemen Pendidikan Kewarganegaraan meliputi Sejarah, Visi dan Misi, Akreditasi serta Struktur Organisasi

DATA DOSEN

Profil Tenaga Pendidik Departemen Pendidikan Kewarganegaraan UPI mencakup Profil dosen, Penelitian dan ID Publisher

DATA MAHASISWA

Profil mengenai data mahasiswa program sarjana, magister dan doktor

Profil Singkat

Departemen Pendidikan Kewarganegaraan

Jurusan Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) merupakan salah satu jurusan tertua di UPI yang lahir pada tanggal 10 Nopember 1954 berdasarkan Surat Keputusan (SK) Menteri Pengadjaran dan Kebudajaan Republik Indonesia Nomor 35742 tanggal 1 September 1954. Sebagaimana diketahui bahwa tanggal 10 Nopember merupakan hari Pahlawan, karenanya, ditetapkannya tanggal kelahiran atau Dies Natalis jurusan Civics Hukum kala itu yang bersamaan dengan hari pahlawan, tentulah bukan tanpa alasan. Sebab menurut para pini sepuh jurusan, salah satu pertimbangan mendasar penetapan tanggal tersebut bertujuan untuk memupuk semangat nasionalisme sebagai bagian tak terpisahkan dari misi jurusan ini.

Visi dan Misi

Menjadi Program Studi pelopor dan unggul dalam menghasilkan pendidik dan ahli Pendidikan Kewarganegaraan yang memiliki rasa kebangsaan, cinta tanah air (patriotik), dan Pancasilais Tahun 2025

RISET DAN OPINI DEPARTEMEN PKN UPI

Kritik Para Raja - Saat membuka awal perkuliahan semester genap awal Februari 2020, saya langsung mendapat pertanyaan menohok: “Mengapa kemunculan raja-raja (baru, red.) dilarang padahal para politisi ramai-ramai mendirikan dinasti politik ?” Mahasiswa yang bertanya sadar betul, di dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) tidak boleh ada negara di dalam negara. Ini sebuah komitmen yang tidak bisa ditawar. Kemunculan pertanyaan (dan tulisan ini) tidak untuk menggugat, atau menyoal komitmen dasar tadi. (Kolom Pikiran Rakyat - 11 Februari 2020)

(klik nama dibawah untuk buka laman)
RISET DAN OPINI DEPARTEMEN PKN UPI

Pencairan Dana BOS Telat, Pengamat Cecep Darmawan: Harus Ada Evaluasi, Termasuk Sistem - Pengamat kebijakan pendidikan, yang juga guru besar Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Prof Cecep Darmawan, mengatakan, keterlambatan pencairan dana BOS, apalagi sampai membuat para kepala sekolah pontang-panting mencari dana talangan, seharusnya tak boleh terjadi. Pencairan dana BOS, kata Cecep Darmawan, tidak boleh terlambat karena pasti akan berpengaruh terhadap operasional sekolah. (Tribun Jabar - 17 Februarui 2020)

(klik nama dibawah untuk buka laman)

ALAMAT

Gedung Nu’man Sumantri, Fakultas Ilmu Pengetahuan Sosial, Universitas Pendidikan Indonesia
 
Jl. Dr. Setiabudi No.229, Isola, Kec. Sukasari, Kota Bandung, Jawa Barat 40154

labpknfpips@upi.edu

Official Account Media Sosial, klik icon di bawah 

 

EMAIL